politik

Juni 26, 2008

jika berbicara politik tidak akan pernah ada habis-habisnya. dari masa ke masa, jaman ke jaman di setiap belahan dunia yang namanya politik pasti akan selalu ada. sama dengan napas kehidupan yang akan selalu ada selama orang itu masih hidup.

politik adalah seni untuk mencapai kekuasaan atau adalah bagaimana cara seseorang untuk mencapai apa yang diinginkan dengan berbagai cara ( nah, kalo arti yang kedua menurut saya loh ). seperti halnya seni, maka politik itu ada yang cantik dan indah bahkan ada yang seperti sampah. tergantung seperti apa cara yang akan digunakan untuk mencapai keinginan itu.

sedikit menjabarkan tentang politik, dalam keseharian atau realisasinya tentu setiap orang itu pernah, akan, atau sedang berpolitik setiap hari dan untuk jangkauan luasnya setiap negara pasti melakukan politik. politik sebagai napas bangsa, dan dari sanalah akan dihasilkan sebuah kehidupan bangsa bernegara, ideologi seperti apa, semua tergantung dari strategi politik sang politikus yakni sang pemimpin ( atau sang pemimpi ?!? )

di Indonesia, tak dapat dielakan lagi, carut marut dunia perpolitikan dari jaman kemerdekaan sampai sekarang sudah jaman reformasi lagi tidak kunjung tuntas. kacau balau.. percaturan dunia politik semakin hari membuat keadaan bangsa semakin tidak karauan. kemiskinan dimana-mana, kesakitan dimana-mana, kejahatan dimana-mana. padahal setiap saat para politikus acap kali berjanji, berkoar-koar, berteriak-teriak untuk mensejahterakan rakyat, menciptakan kesejahteraan rakyat pada bangsa dan negara ini. tetapi realisasinya jauh dari kenyataan. yang ada hanya korupsi dimana-mana, kolusi dan nepotisme yang tak pernah hilang. itu semua hanya untuk mempertahankan keegoisan diri para politikus dan kelompoknya.

sungguh terlalu memang, ironis.. bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. dimana hati nurani itu berada, apakah orang-orang seperti itu masih bisa disebut manusia jika hati saja tidak ada?

memang tidak semua politik itu jahat. diantara semua kejahatan politik, politik yang baik tentunya juga ada. seperti kita ketahui ada ying dan yang, hitam dan putih, positif dan negatif pasti ada. begitu pula juga ada politik yang “bermaksud baik”. hanya saja pada awalnya memang berniat baik, tapi begitu apa yang didapatkan sudah tergenggam apa mau dilepas lagi. tentu tidak mungkin?

yah, ini hanya sekedar wacana tentang pandangan saya akan politik di indonesia yang tidak terkendali karena kepemimpinan yang tidak pasti, tidak tearah dan tidak berwibawa. yang pada kesimpulannya ” politik itu tidak memiliki nurani. karena yang ada hanya kepentingan, kepentingan dan kepentingan. yang salah jadi benar dan yang benar ga akan pernah benar. kaum elite akan tetap menjadi kaum elite, kaum buruh akan tetap menjadi buruh. ” jadi sampai kapan indonesia akan menjadi negeri makmur dengan sejuta pesakitan?

biar tetap terjaga

Juni 24, 2008

wah, indahnya hari ini. semua terlihat berwarna-warni. ada merah kuning hijau biru, membentuk kesatuan warna pelangi. angin berhembus sejuk menentramkan hati jiwa raga angan terus dan akan melayang menuju tempat yang jauh. tempat penuh suka cita dan kesenangan.

wangi bunga semerbak berwarna-warni. anak-anak tertawa bercanda, ceria, berlari-lari. berlari-lari kesana kemari tanpa arah tujuan dan tanpa berpikir akan apapun. yang ada rasa tentram dan aman.

gadis kecil pun ada disana. dia sedang menikmati gulali warna-warni yang di beli di warung samping kereta berkuda. tersenyum, bersenandung mendorongkan badannya mengikuti angin mengerakan ayunan. ke depan ke belakang ke samping sambil bercanda. sesekali gadis kecil menatap langit, melihat gugusan awan saling berkerjar-kejaran ikut menari di angkasa biru.

sempurna.. hanya itu yang sekarang ada di benaknya.

waktu ini, taman ini, suasana ini, hati ini, asa ini, kesempatan ini dan harapanan ini. begitu hangat tetapi sejuk. membuatnya hanya ingin tetap tinggal. membentuk impian, menciptakan impian, memiliki impiannya. berkhayal serasa putri negeri impian, berdendang bak biduan. satu yang pasti adalah rasa yang tak bisa dilupakan, tak akan dilupakan dan biarkan tetap terjaga dalam hati

nasib

Juni 19, 2008

dalam menjalani kehidupan setiap orang tentu tidak melulu merasakan kebahagian. ibarat bumi ini berputar pada porosnya dan mengelilingi matahari sehingga bumi akan mengalami masa terang dan gelap. begitupun juga dengan manusia, berputar menjalani nasibnya, kadang berjalan kesisi yang gelap dan kadang kembali ke sisi yang terang dimana manusia tidak dapat memilih untuk selalu berada di sisi yang terang.

itu yang namanya nasib.. mungkinkah nasib itu dapat dirubah? apakah jalan hidup atau nasib tergantung dari seberapa besar usaha dan doa? bukankah nasib setiap manusia sudah ada garisnya? jadi untuk apa manusia perlu usaha keras untuk merubah nasibnya jika nasib itu sudah ditentukan sejak manusia ada di muka bumi ini..

mata yang tak melihat

Juni 17, 2008

 

kesunyian merasang dalam kalbu

kehampaan menusuk sanubari

kesakitan terasa dalam hati

hingga mampu tuk bertahan

dan . .

ketika semuanya menjadi indah

dimana tak terasa arti kehampaan

bunga bermekaran

burung berkicauan

taman hijau terbentang

awan putih bergugusan

ramai riang serasa mempesona

sungguh menyejukan

sampai kapan begitu adanya

dan . .

roda akan berputar ketika kebahagian datang

semua akan pergi perlahan meninggalkan

hati terasa luluh

semua karena mata yang tak melihat

tetapi asa ini dapat merasa

perasaan yang menjawab

akan arti sebenarnya

 ” katakan kebenaran walau pahit “

quote ini, saya ambil dari salah satu kalimat yang mengena di buku “laskar pelangi”.

cerita tentang “laskar pelangi” waktu pertama kali liat buku ini di toko buku agak males juga buat baca apalagi beli. yah, buku yang saya baca juga ga saya beli sih, boleh pinjem dari sodara. hehe.. membaca sinopsisnya koq ga menarik ya??? tapi ya karena perkembangan jaman, akhirnya saya coba untuk membuka halaman per halaman dari buku ini.

hhhmmmm,, keputusan yang tepat ternyata.. buku ini banyak memberi pelajaran. salah satunya adalah ” katakan kebenaran walau pahit “

seringkali kita, saya atau anda tidak mau tau kebenaran yang sesungguhnya karena takut akan sesuatu hal yang pahit. itulah manusia hanya menginginkan hal yang selalu baik dan saya rasa itu sangatlah wajar. ketakutan akan hal yang sebenarnya, tidak mau menerima kenyataan, dan tidak mau kehilangan. kita sering kali mengingkari kebenaran karena tidak mau tau apa yang sebenarnya benar. padahal belum tentu hal yang benar itu akan menyakitkan. atau ternyata hal yang benar itu menyakitkan tapi itulah yang terbaik.

hidup itu pilihan. yang ada hanya baik atau buruk. kalo ternyata ada abu-abu itu karena kita yang mau. karena kita yang ga bisa milih. karena kita takut akan kebenaran.

cobalah untuk membuka pikiran, membuka mata, membuka telinga, membuka hati. jangan bohongi diri sendiri karena itu akan lebih menyakitkan dari pada kita tau kebenaran yang sesungguhnya. jadi tolong kawan katakanlah yang sebenarnya!!! walau itu pahit, sakit.. tapi akan menjadi yang terbaik. karena yang terbaik tidaklah selalu yang terindah.

” katakan kebenaran walau pahit “